Sumbawa Besar – SMAN 4 Sumbawa Besar menjadi tempat pelaksanaan Dialog Publik bertajuk “Meneropong Kondisi Hutan Sumbawa” yang dirangkaikan dengan kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumbawa melalui LAKPESDAM bekerja sama dengan Duta Eco-Sufism.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten III Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Bapak Rachman Ansori, S.Sos., M.S.E. Dialog publik menghadirkan narasumber dari berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap pembangunan dan kelestarian lingkungan, yaitu Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV Sumbawa, serta Lembaga Olah Hidup Sumbawa.
Dialog publik menjadi ruang bertukar gagasan dan memperluas wawasan mengenai kondisi hutan di Kabupaten Sumbawa, tantangan dalam pengelolaannya, serta pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai keterkaitan antara kelestarian hutan, sumber daya air, pembangunan berkelanjutan, dan kehidupan masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, pelajar, mahasiswa, pegiat lingkungan, dan masyarakat. Forum ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, dan gagasan terkait upaya menjaga hutan serta meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.
Sebagai bentuk nyata dari kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon di lingkungan SMAN 4 Sumbawa Besar. Penanaman pohon menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui diskusi dan pertukaran gagasan, tetapi juga melalui tindakan nyata.
Melalui kegiatan ini, SMAN 4 Sumbawa Besar terus mendukung berbagai kegiatan edukatif yang dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, organisasi kepemudaan, dan komunitas lingkungan diharapkan dapat terus terjalin dalam membangun generasi muda yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.

